Pages

yuhuuu it's raining all over my heart (my city)

Kemarin di Surabaya (Selasa/07/03/2013) hujan turun seharian - langgeng banget tuh hujan...
ehem lagi - lagi kita bahas hujan,ada yang ingat postinganku yang tentang hujan?
Kalau ada yang udah lupa atau belum tau bisa klik Es Regnet*

Setiap kali hujan turun pasti perasaan kita ankan sedikit merasa tenang,ada yang tau kenapa?
yah daripada aku menjelaskan panjang - panjang...aku Copy-Paste aja dari Vemale.com dengan sedikit perubahan dariku

Beberapa dari kita pasti pernah merasa dan menjadi sangat melankolis ketika hujan turun kan? Terutama hujan yang turun setelah musim kemarau akan berakhir. Di luar masalah banjir yang sering timbul setelah hujan (yah banjir juga timbul karena ulah nakal tangan manusia - manusia sendiri sih), bagi sebagian orang, hujan selalu membawa kenangan lama. Entah dari suara rintiknya, dingin yang tiba-tiba datang atau dari aroma hujan yang sangat khas.

Oke,pertanyaannya....


Sebenarnya dari mana sih aroma hujan itu berasal?


Air biasanya tidak punya aroma jika tidak dipengaruhi faktor tertentu. Hal yang sama berlaku untuk hujan. Dilansir dari situs Howstuffworks.com, hujan memiliki aroma karena bakteri yang bernama Actinomycetes. Bakteri Actinomycetes tumbuh di tanah yang memiliki kondisi lembab dan hangat. Ketika tanah mengering (biasanya akibat kemarau panjang), bakteri ini akan menghasilkan spora tanah.

Ketika hujan turun, spora itu akan menjadi basah dan terlempar ke udara. Spora ini tidak berbahaya, karena dia bisa dikatakan mirip penyegar udara. Aroma spora itulah yang sangat khas, seolah-olah menjadi aroma hujan. Kabar baiknya, spora ini ditemukan hampir di seluruh dunia. Tidak heran jika saat hujan pertama turun setelah musim kemarau panjang, aroma hujan jadi lebih tajam dan menangkan.

Tapi tentu saja, aroma hujan tidak selalu menenangkan

Beruntung jika Anda tinggal di pinggir kota atau di wilayah yang masih memiliki banyak kawasan hijau. Jika Anda tinggal di kota besar dengan polusi tinggi, akan sangat langka mencium aroma hujan. Bahan kimia akibat polusi udara bisa membuat air hujan cenderung bersifat asam. Reaksi ini membuat aroma hujan jadi tidak terlalu enak bahkan membuat air hujan menjadi tidak sehat jika dikonsumsi langsung.

Itulah penjelasan mengapa aroma hujan lebih tajam ketika turun di akhir musim kemarau, sekaligus mengapa aroma hujan begitu khas dan menenangkan.

Dan untuk yang S E R I N G - SERING melankolisan saat hujan turun,aku punya beberapa lirik lagu yang ada kaitannya dengan MELANKOLISAN DIBAWAH HUJAN

Rinai hujan basahi aku
temani sepi yang mengendap
kala aku mengingatmu
dan semua saat manis itu
(...)
Selalu ada cerita
tersimpan di hatiku
tentang kau dan hujan
tentang cinta kita
yang mengalir seperti air (UTOPIA - HUJAN)

Sebenarnya masih banyak sih di Mbah Gugel tapi rada malas browsing lebih lanjut jadi penemuan TERATAS langsung kuklik dan Copy - Paste pun dimulai =3

Kalau lirik tentang hujan yang sesuai dengan keadaanku saat ini adalah...
Jeng jeng jeng jeng....
hanya akan kuberi potongan liriknya aja deh

Don't call,
don't come by,
ain't no use,
don't ask me why,
you'll never change,
there'll be no more crying in the rain

No comments: