Pages

Jadi Stalker Yuksss....!

Kali ini,saya akan membahas tentang "STALKER". Okay, lagi-lagi kita awali dengan pemahaman "Apa itu Stalker?"
Banyak yang mengaku-ngaku "eh eh eh, kok rasanya aku kayak jadi stalker gini sih?" , "ngerti nggak sih, ada yang *nge-stalker aku lhooo" , "stalkerku tambah banyak nih sob"
*Bentar-bentar, harap bedakan antara stalker dengan stalking ya, stalker=orang yang melakukan stalking, stalking=menguntit...




Nah, stalker dalam arti umum adalah orang yang kerjaannya membuntuti atau memantau sesorang, tujuannya pun ada berbagai macam, ada yang positif dan negatif. 


Lah terus, Apa bedanya STALKER dengan SPY ?
Menurutku sendiri sihh ya, SPY itu lebih ada tujuannya daripada STALKER. SPY itu mengumpulkan informasi yang lebih dalam untuk agen yang mengirimnya, dan itu udah pasti. Tetapi kalau STALKER,... informasi yang dikumpulkan itu gak penting bagi orang lain, tapi penting bagi si stalker itu sendiri.. (yah bisa dibilang untuk kesenangan tersendirilah..MEMUASKAN NAFSU PRIBADI)

Nah, anak seumuranku gini ini kan ABABIL banget nih ya, sudah banyak yang membicarakan atau mengaku ngaku sebagai stalker. Stalker dalam dunia anak muda ini berbeda artinya dengan arti stalker secara umum. Stalker anak muda ini lebih ke arah dunia maya, maksudnya memantau seseorang di jejaring sosialnya orang tersebut. Alasan kita (anak remaja) menjadi stalker itu buaanyaakkk bangettt! Nah, ini beberapa alasannya:
  1. Kepo. Ini adalah alasan yang paling umum dan sudah pasti. Bagi yang tidak tahu, kepo adalah orang yang penasaran atau pengen tauuu aja kerjaannya. Yah emang bagus sih kalau dalam diri kita ada rasa keinginin tauan yang tinggi,tetapi ya diukur juga dong,jangan kebangetan kelewat bates pingin taunya.
  2. Iseng. Karena saking gak ada kerjaannya, jadilah deh seseorang itu menjadi makhluk yang namanya STALKER. Bisa dibilang alasan yang satu ini mempunyai tujuan yang gajelas banget. Sebagian besar stalker ini adalah jombloers atau pengacara (pengangguran banyak acara).
  3. Memantau pasangan. Nah, profesi ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk memantau pasangan agar tidak terjadi hal-hal yang melenceng seperti selingkuh. (salah sendiri cari pacar yang tukang selingkuh). Dan hal ini sudah dilakukan oleh sebagian besar pasangan yang memiliki jejaring sosial. (Saranku ya, percaya aja deh sama pasangan, karena apa? suatu hubungan tak akan berjalan mulus tanpa didasari adanya rasa percaya satu sama lain)
  4. Memantau orang yang kita suka. Yang satu ini adalah alasan stalker yang masih bertepuk sebelah tangan huhuhu... Biasa dilakukan oleh orang yang berstatus single (inget, jomblo dan single itu beda).
  5. Memantau orang yang kita gak suka/ benci. Selain no 3 dan 4, pasti ada stalker yang satu ini. Karena penasaran dengan apa yang dibicarain oleh musuhnya, maka jadilah stalker. Tapi demi keamanan emosi anda, sebaiknya jangan stalk musuh anda. Karena emosi biasanya makin bertambah kalo nge-stalk musuh anda, apalagi kalo isinya ngomongin anda, pasti makin memanas hubungan anda dengan musuh anda. Hindarilah.
  6. Penyakit galau. Ini biasa dilakukan oleh orang yang sedang mengidap keadaan yang tidak tahu kepastiannya, entah dengan teman atau seseorang yang sedang dekat dengannya. Sebagian besar dilakukan dengan nge-stalk sambil teriak dalam hati "Gua butuh kepastiannnn!"
  7. Terikat sama MANTAN. Yah, maklumlah, rata-rata nih ya ada juga yang jadi STALKER karena alasan satu ini, "guwe masih susah ngelepas mantan nih". Hadehhh,bikin tambah panas kan sebenernya kalau kite nge-stalk mantan itu, apalagi ketika kita baca timelinenya dia buat cewek lain pakai sayang-sayangan segala, pakai emot kiss-kissan segala. Jadi Hindari hal satu ini kalau masih pingin hidup NORMAL! BEBAS GANGGUAN JIWA!
  8. Nge-fans. Biasa dilakukan oleh orang yang nge-fans atau terobsesi dengan seseorang. TEROBSESIIII!!
Jadi, begitulah beberapa alasan MANUSIA-MANUSIA ABABIL menjadi STALKER...
Jadi,ada yang berminat untuk jadi STALKER? Dengan alasan apakah dikau ingin menjadi seorang STALKER??

No comments: